Resep Maknan Sapi 100% Cepat Gemuk

Resep Maknan Sapi 100% Cepat Gemuk

Permintaan daging sapi dari tahun ke tahun semakin meningkat sejalan dengan perkembangan manusia yang semakin padat. Hal ini dipicu oleh adanya pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat dan pertumbuhan penduduk sehingga daya beli masyarakat semakin tinggi. Untuk memenuhi permintaan yang cukup tinggi terhadap daging di masyarakat dan produksi lokal tidak cukup untuk memenuhinya. Pemerintah melakukan impor daging sapi untuk memenuhi permintaan pasar lokal di Indonesia. Padahal, negara Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim dan memiliki ketersediaan yang cukup Untuk pakan alami sapi.

Berbisnis pada sektor peternakan sapi memang sangat menguntungkan dan menggiurkan jika dibandingkan dengan bisnis lainnya. Bayangkan saja jika harga satu ekor sapi dewasa yang siap untuk di konsumsi dibanderol dengan harga 20-30 juta. Dengan memiliki 10 ekor sapi saja, sudah bisa diramalkan berapa penghasilan yang akan didapatkan oleh para pebisnis pada sektor peternakan sapi.

Maka dari itu, para peternak sapi atau teman – teman semua yang ingin membuka usaha peternakan sapi harus mengetahui tata cara menggemukkan sapi yang berkualitas tinggi dengan cepat, sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh sapi. Proses tata cara pemeliharaan dan pemberian pakan yang efisien, hemat, dan efektif tentu dapat mendukung perkembangan dari ternak sapi dan keuntungan yang cukup tinggi bagi peternak.

Perlu teman – teman ketahui bahwa, terdapat empat kompartemen yang dimiliki Hewan pemamah (sapi) pada sistem pencernaan dan masing-masing memiliki fungsi yang khusus.

  1. Endoplasma
  2. Rumen
  3. Omasum
  4. Abomasum
Pencernaan Sapi

Pencernaan Sapi

Keseimbangan gizi pada hewan harus seimbang: Semua komponen harus dilengkapi, salah satu komponen tidak terpenuhi akan berakibat pada sistem pencernaan yang tidak bekerja secara efisien. Air, energi, protein, mineral, vitamin dan serat sangat dibutuhkan hewan seperti sapi untuk pencernaan bekerja secara efektif sesuai dengan fungsinya. Lemak juga dibutuhkan namun dengan jumlah yang tidak banyak. Jika terlalu banyak mengonsumsi lemak akan mengganggu fermentasi dalam rumen.

Jika hewan tidak minum cukup air, tidak ada gunanya memberikan komponen lain karena hewan tidak bisa menggunakannya secara efisien. Begitupun dengan, apabila ada air tapi tidak cukup energi, tidak ada gunanya. Oleh arena itu semua komponen harus dilengkapi dengan porsi yang pas tidal kurang dan lebih.

 

Poin Kunci:

  1. Sapi yang berada di Asia atau Indonesia membutuhkan air untuk minum sekitar 40 liter per kepala setiap hari dan bisa mencapai 100 liter pada hari-hari panas. Air minum segar yang bersih harus tersedia setiap saat; jika hewan mengalami dehidrasi, maka akan mengakibatkan nafsu makan menjadi lebih sedikit dan pertumbuhan berjalan lebih lambat.
  2. Semua fungsi tubuh, termasuk pencernaan, membutuhkan energi agar bekerja secara efektif. Mikroba rumen memecah karbohidrat struktural (serat) dan non-struktural karbohidrat (seperti pada jagung atau ubi kayu) untuk membuat energi.
  3. Sumber energi yang paling efektif digunakan bagi hewan pemamah seperti sapi adalah pakan yang mengandung pati dengan komposisi yang pas (seperti jagung, pollard, ubi kayu, kentang dan mie limbah).
  4. Bahan pakan memiliki banyak variasi terhadap kemampuan dalam mencerna protein. Biji-bijian dan beberapa jenis suplemen protein memiliki kemampuan cerna protein yang tinggi (75-85%), lucerne memiliki sekitar 70% protein yang mudah dicerna, sementara jerami memiliki 30-35% protein yang dapat dicerna.
  5. Ada dua kategori utama mineral makro dan mikro. Mineral makro, seperti kalsium, fosfor, magnesium, belerang, kalium, natrium dan klorida, dibutuhkan dalam jumlah yang cukup besar. Mineral mikro (sangat sedikit jumlahnya) termasuk kobalt, tembaga, mangan, selenium, yodium, seng dan besi, dibutuhkan dalam jumlah yang relatif kecil.
  6. Vitamin terlibat dalam kekebalan, reaksi sistem hormon, saraf pada tingkat sel, dan dapat larut dalam lemak atau air. Vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E dan K) disimpan di hati dan/atau jaringan adiposa tubuh untuk kemudian digunakan.
  7. Semua pakan tanaman mengandung serat tetapi berbeda dalam hal kemudahan dicerna dan karena itu berfungsi dalam makanan. Serat dalam tepung kernel kelapa sawit secara perlahan dicerna tetapi tidak merangsang pemamah biakan seperti serat jerami padi yang efektif dan rumput raja.

 

 

 

 


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish