bibit sapi

bibit sapi

Sapi merupakan salah satu hewan yang digunakan sebagai penyumbang protein hewani di indonesia selain ayam, ikan, dan babi. Permintaan daging sapi akan meingkat terutama pada saat mendekati hari hari besar keagamaan. Tingginya permintaan daging sapi di Indonesia dapat dikarenakan Indonesia merupakan penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga konsumsi daging babi tidak sebesar daging sapi. Konsumsi daging sapi umumnya meningkat pada menjelang Bulan ramadhan, idul fitri, idul adha, natal dan tahun baru. Bagaimana cara memilih sapi potong yang baik sehingga menguntungkan dan aman untuk dipotong ?

 

A. Bibit sapi yang bagus punya ciri fisik tubuh yang bagus

Bentuk fisik pedet atau bakalan sapi yang anda pilih haruslah menggambarkan ciri sapi yang cepat gemuk seperti :

  1. Bentuk tubuh yang proporsional yaitu mempunyai rangka tubuh yang kokoh serta lebar.
  2. Tinggi tubuh yang sama antara depan dan belakang serta tubuhnya memanjang.
  3. Dada yang lebar, dengan mempunyai dada yang lebar akan membuat pertumbuhan daging di daerah dada bisa maksimal.
  4. Mempunyai bulu yang kering dan pendek dengan mata yang bersinar dan responsive terhadap lingkungan sekitar.
  5. Bibit sapi yang bagus biasanya mempunyai pantat yang lebar serta perut kecil. Karena anakan sapi yang mempunyai perut besar menandakan bahwa anakan sapi terkena penyakit cacingan. Perut bibit sapi yang terlalu besar akan menghalangi pertumbuhan di bagian lain, karena daging biasanya hanya akan tumbuh di bagian perut saja.
  6. Mempunyai kaki yang kokoh dan tulang kaki yang besar. Kaki yang kokoh pada anakan sapi yang bagus akan menopang berat badan sapi yang semakin besar.
  7. Anakan sapi mempunyai bentuk kaki yang normal serta lurus.
  8. Anakan sapi yang bagus memiliki bentuk tubuh yang tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk. Pilihlah bibit sapi yang berukuran sedang karena bibit yang terlalu kurus dan gemuk pertanda bahwa keadaan sapi tidak terlalu baik untuk dikembangbiakkan.

B. Usia bibit sapi yang tepat

Untuk memulai usaha penggemukan sapi, pilihlah bibit sapi yang sudah berusia sekitar 2-3 tahun. Ini dikarenakan pada usia tersebut merupakan umur yang paling ideal untuk dikembangkan. Selain itu, pada usia tersebut sapi akan lebih mudah untuk tumbuh dan kembang yang maksimal.

Kelemahan sapi usia 2 tahun adalah harga yang sudah relatif mahal.

Alternatifnya anda bisa membeli bakalan sapi berumur 1 tahun. Pastikan pedet atau anak sapi yang dibeli sudah makan rumput. Membeli bakalan sapi yang masih minum susu sangat beresiko, bisa mengganggu tumbuh kembang.

Umur 1 tahun memerlukan perhatian khusus, Anda harus memperhatikan tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, jika ini sapi pertama anda saya sarankan belilah yang berumur sekitar 2- 3 tahun.

C. Perhatikan Nafas Sapi

Sapi sehat memiliki nafas yang teratur dan jernih. Hindari membeli sapi yang nafasnya tersengal sengal, tidak teratur dan seolah olah mengorok.

D. Pencernaan yang sehat.

Sapi sehat pasti nggayemi alias mengunyah makanan yang sudah dimasukkan ke perut lalu dikembalikan ke mulut lagi.

Ciri lain pencernaan yang sehat adalah sapi tidak diare.

E. Sapi Bergerak Aktif

Bibit sapi mempunyai gerak yang aktif, karena bibit sapi yang lemas dan tiduran menandakan bahwa bibit terkena penyakit.

F. Jenis bibit memang unggul

Pastikan anda membeli bibit yang sesuai keinginan. Ada banyak sapi unggul. Jika belum paham saya sarankan bertanya ke peternak senior, bukan ke belantik alias makelar. Saya juga sudah menuliskannya di 20 Jenis Sapi Potong di Indonesia.

G. Bibit kurus bukan berarti jelek

Tahukah anda, anakan sapi yang diekspor dari australia biasanya kurus kurus. Sebagaimana berita lama yang diunggah detik, Indonesia masih banyak mengimpor bakalan sapi dari negeri kanguru tersebut. Penyebab sapi kurus di sana karena kondisi medan yang kurang bagus, pakannya kurang. Meski demikian, menyediakan sapi kurus adalah bisnis menjanjikan di Australia.

H. Bonus : kapan membeli bibit sapi yang bagus?

Waktu yang tepat adalah saat anda memiliki uang dan tersedia bakalan sapi yang bagus.

Untuk anda yang akan membeli bibit sapi di peternak desa, waktu yang tepat adalah saat  akan tahun ajaran baru dan idul fitri. Peternak biasanya perlu uang sehingga menjual dengan harga murah.

 

Baca juga : Tips Usaha Ternak Sapi Dengan Baik

 


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian